Seekor Anjing Ditabrak Motor Astrea Grand di Jalan Ahmad Yani Dini Hari Tadi

Kejadian ini berlangsung kurang lebih dua jam yang lalu, sekitar pukul tiga lewat duabelas menit. Sebuah motor Astrea Grand melaju kencang di Jalan Ahmad Yani dari arah utara. Pengendaranya adalah seorang pemuda berusia sekitar 24 atau 25 tahun. Pakaiannya biasa saja dan tidak ada yang terlihat istimewa dari pemuda itu. Motor Astrea Grand itu sepertinya dipacu pada kecepatan 70 atau bahkan 80 km/jam.

Tepat di depan sebuah kios rokok yang terletak di sebelah Gedung Balai Penyuluhan Pertanian, seekor anjing beringsut dari pinggir jalan menuju ke tengah jalan tanpa mempedulikan motor Astrea Grand yang meluncur kencang menuju ke arahnya. Anjing itu tampak letih dan melangkahkan kakinya pelan-pelan.

Dua detik kemudian terdengar suara karet ban yang bergesek dengan permukaan aspal yang kemudian disusul dengan suara lengkingan pendek yang dikeluarkan oleh si anjing. Motor Astrea Grand itu menabrak anjing itu tepat di bagian kanan perutnya, melemparkan tubuh si anjing sekitar dua meter ke depan. Motor itu lalu ikut terlempar, lalu terjatuh ke atas permukaan aspal, lalu terguling sampai kira-kira sejauh enam meter ke depan. Pemuda yang mengendarai motor itu ikut terpental ke udara bersama motornya, ikut terjatuh ke atas aspal, lalu ikut berguling bersama bangkai motor.

Perut si anjing terburai, menampakkan usus yang terlilit kusut dan bertebaran di atas aspal. Darah segar mengalir keluar dari lubang yang tercipta di perut si anjing. Bulu di tubuhnya tampak kaku, basah bercampur percikan darah pekat. Buih berwarna putih keluar dari moncongnya yang tak terkatup. Anjing itu sudah mati. Sudah tamat riwayatnya.

Sementara si pemuda tertindih motor kira-kira empat meter jauhnya dari bangkai si anjing. Setang motor patah dan terpisah dari posisi semula. Kaki sang pemuda tampak membengkok ke arah yang tidak semestinya. Benda keras berwarna putih tampak mencuat keluar dari daging betisnya. Benda yang sama juga tampak mencuat keluar dari dada sang pemuda. Darah segar mengalir keluar dari mulut sang pemuda, dari rekahan di batok kepalanya, dan dari lubang di perut bagian kiri bawah. Pemuda itu sudah mampus. Sudah hilang nyawanya.

Satu-satunya orang yang melihat kejadian itu adalah seorang bapak tua pemilik kios rokok yang terletak tak jauh dari tempat kejadian. Wajah bapak tua itu tampak bodoh, seakan-akan tidak mampu mempercayai apa yang baru saja dilihatnya. Beliau tampak bingung, seperti tak tahu apa yang seharusnya diperbuat. Di tengah kebingungannya, bapak tua itu berkata pelan.

“Bu…”

Tidak ada jawaban.

“Bu…”

Terdengar suara melenguh pelan dari arah dalam kios rokok.

“Bu…”

“Apa sih, Pak?”

“Ada orang nabrak anjing…”

Suara lenguhan itu kembali terdengar. Disusul dengan ucapan bernada lirih. “Biarin aja lah, Pak…”

Lalu hening.

Bapak tua itu masih berdiri di depan kios rokok miliknya. Kakinya terlihat sedikit gemetar. Wajahnya mulai tampak pucat. Tanpa disadarinya, mulutnya mengeluarkan gumaman dengan suara bergetar.

“Duh, Gusti… Aku takut mati…”

 

TAMAT

Advertisements
Tagged

One thought on “Seekor Anjing Ditabrak Motor Astrea Grand di Jalan Ahmad Yani Dini Hari Tadi

  1. DYF says:

    Kirain kisah nyata ini. 😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: